Layanan Budi Daya Ikan Jogja Terbaik I Benih Ikan dan Konsumsi
  • facebook
  • Instagram
  • twitter

Layanan Budi Daya Ikan Terbaik Yogyakarta

Alhamdulillah, semakin banyak yang percaya dengan Pelayanan budi daya ikan Antok Farm.

Bandingkan ketepatan, kecepatan, harga dan fitur layanan Antok Farm dengan jasa Jual Benih lainnya. Tim kami telah membandingkan dengan yang lain dan Budi Daya Benih Antok Farm adalah yang termantap dalam kualitas dan Harga yang murah. Paling direkomendasikan untuk Pemberdayaan, dinikmati, diedarkan, dibagikan dan disebarluaskan.

Antok Farm menyediakan benih ikan antara lain :

1. Telur/Larva Ikan Gurami

2. Benih Ikan Gurami

3. Benih Ikan Lele (Masamo, Sangkuriang, Paiton)

4. Benih Ikan Nila (Gesit, Monosex)

5. Benih Ikan Patin

6. Benih Ikan Bawal

7. Benih Ikan Mas

8. Benih Ikan Graskap/Grass Carp

9. Benih Ikan Tawes

10. Benih Belut

11. Dan Benih Ikan Lainnya


Untuk harga Benih Ikan silahkan melihat gambar brosur harga di bawah ini.

antok Farm

PEMBENIHAN IKAN TAWES (Puntius Javanicus. Blkr)

By antok Farm - April 18, 2013



Dalam pengembangan budidaya ikan konsumsi hal yang paling penting adalah penyediaan benih yang bagus dan secara kontinyu. Dengan waktu yang relative singkat antara 3 minggu – 1 bulan memiliki keuntungan yang lebih.

Ada beberapa pembenihan yang digunakan, pembenihan ikan di kolam, sawah dan juga hapa.
Pemilihan Induk1.      Untuk mendapatkan benih yang berkualitas dan jumlah yang banyak dalam
pembenihanTawes perlu dipilih induk yang baik dengan ciri-ciri :a.       Letak lubang dubur terletak relatif lebih dekat ke pangkal ekor
b.      Kepala relatif lebih kecil dan meruncing
c.       Sisik-sisiknya besar dan teratur
d.      Pangkal ekor lebar dan kokoh
2.       Pada umumnya ikan tawes jantan mulai dipijahkan pada umur kurang lebih 1
tahun, dan induk tawes betina pada umur kurang lebih 1,5 tahun. Untukmengetahui bahwa induk ikan tawes telah matang kelamin dan siap untukdipijahkan dengan tanda-tanda sebagai berikut :a.       Induk betina

-          Perutnya mengembang kearah genetal (pelepasan) bila diraba lebih
Lembek
-          Lubang dubur berwarna agak kemerah-merahan
-          Tutup insang bila diraba lebih licin
-          Bila perut diurut dari arah kepala ke anus akan keluar cairan kehitamhitaman.
b.      lnduk jantan
-          Bila perut diurut dari arah kepala ke anus akan keluar cairan berwarna
keputih-putihan (sperma)
-          Tutup insang bila diraba terasa kasar

Persiapan Kolam
1.      Kolam pemijahan ikan tawes sekaligus merupakan kolam penetasan dan
kolam pendederan. Sebelum dipergunakan untuk pemijahan, kolam
dikeringkan.
2.      Perbaikan pematang dan dasar kolam dibuat saluran memanjang
(caren/kamalir) dari pemasukan air kearah pengeluaran air dengan lebar 40
cm dan dalamnya 20-30 cm.

Pelepasan Induk
1.     Induk ikan tawes yang telah terpilih untuk dipijahkan kemudian diberok,
pemberokan dengan penempatan induk jantan dan betina secara terpisah
selama 4-5 hari
2.      Setelah diberok kemudian induk ikan dimasukkan ke kolam pemijahan yang
telah dipersiapkan
3.      Pemasukan induk ke kolam pada saat air mencapai kurang lebih 20 cm
4.      Jumlah induk yang dilepas induk betina 25 ekor dan induk jantan 50 ekor
5.      Pada sore hari kurang lebih pukul 16.00 air yang masuk ke kolam diperbesar
sehingga aliran air lebih deras.
6.      Biasanya induk ikan tawes memijah pada pukul 19.00-22.00
7.      Induk yang akan memijah biasanya pada siang hari sudah mulai berkejarkejaran
di sekitar tempat pemasukan air.


Penetasan Telur1.      Setelah induk ikan tawes bertelur, air yang masuk ke kolam diperkecil agar
telur-telur tidak terbawa arus, penetasan dilakukan di kolam pemijahan juga2.      Pagi hari diperiksa bila ada telur-telur yang rnenumpuk di sekitar kolam atau
bagian lahan yang dangkal disebarkan dengan mengayun-ayunkan sapu lididi dasar kolam3.      Telur ikan tawes biasanya menetas semua setelah 2-3 hari
4.      Dari ikan hasil penetasan dipelihara di kolam tersebut selama kurang lebih

21 hari.

Pemungutan Hasil Benih Ikan1.      Panen dilakukan pada pagi hari
2.      Menyurutkan/mengeringkan kolam
3.      Setelah benih berada dikamalir/dicaren, benih ditangkap dengan
menggunakan waring atau seser4.      Benih ditampung di hapa yang telah ditempatkan di saluran air mengalir
dengan aliran air tidak deras5.      Benih lersebut selanjutnya dipelihara lagi di kolam pendederan atau dijual.


Pendederan

1.      Mula-mula kolam dikeringkan selama 2-3 hari
2.      Perbaikan pematang, pembuatan caren/saluran
3.       Dasar kolam diolah dicangkul, kemudian dipupuk dengan Urea & SP 36 1 0
gr/m2 dan pupuk kandang 1 - 1,5 kg/m2 tergantung kesuburannya.
4.      Setelah kolam dipupuk kemudian diairi setinggi 2-3 cm dan dibiarkan 2-3 hari
kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman 50 cm
5.      Kemudian benih ditebar di kolam pendederan dengan padat tebar 10-20
ekor/m2
6.   Pemeliharaan dilakukan kurang lebih 3 minggu - 1 bulan.
      7.   Selanjutnya dapat dipanen dan hasil benih dapat dijual atau ditebar lagi di
kolam pendederan II.

Sumber Balai Informasi Penyuluh Pertanian Magelang; Departemen Pertanian,

  • 0 Comments
  • Share:
Newer Post Older Post

You Might Also Like

0 komentar

Newer
Stories
Older
Stories

VIDEO PROFIL ANTOK FARM

BUKU TAMU

SPONSOR

SPONSOR
SyifaBrand, Inc. @ 2018. Powered by Blogger.

Created with by BeautyTemplates.

Back to top